Ramadhan Sananta Diburu Klub Kasta Tinggi Liga Eropa

Ramadhan Sananta Diburu Klub Kasta Tinggi Liga Eropa

PARADE APPAREL – Bomber Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta kini tengah menjadi icaran serius salah satu klub kasta tinggi di Liga Eropa.

Ramadhan Sananta mulai bersinar sejak memperkuat PSM Makassar, debutnya di Timnas Indonesia, hingga hijrah ke Persis Solo.

Klub sepak bola kasta tertinggi Liga Makedonia Utara, FC Tikves Kavadarci menjadi satu-satunya peminat serius sang striker.

BACA JUGA : Chelsea Siap Depak 7 Pemain Demi Gaet Gyokeres

Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh Gabriel Budi selaku agen dari Ramadhan Sananta. Pihaknya mengaku dapat tawaran dari klub luar negeri tersebut.

“Striker Timnas Indonesia Ramadhan Sananta (21/FW) diminati salah satu tim kasta teratas Liga North Macedonia, yakni FC Tikves Kavadarci,” terang akun Twitter @idn_abroad.

“Ketika kami berbincang dengan Agen Sananta. Om Gabriel Budi, ia membenarkan tentang rumor Sananta diminati tim North Macedonia tersebut.” imbuhnya.

BACA JUGA : BONCOS POL! Segini Kerugian Manchester United Usai Terdepak dari Liga Champions

“Hal ini juga andil dari eks pemain asing Liga Indonesia dan Bahrain, yakni Goran Ganchecv. Goran yang saat ini jadi pelatih salah satu tim Nortg Macedonia memberikan referensi dan yakni dengan kualitas Sananta.”

“Tetapu saat ini Sananta masih under contract dengan Persis Solo, kami menghormatinya. Kesepakatan kedepannya akan bergantung pada semua pihak,” terang Gabriel Budi.

Ketika klub Eropa FC Tivkes Kavadarci menyatakan minatnya kepada Ramadhan, penggemar Indonesia justru tidak terima samh striker berlabung ke Madoniqa Utara.

BACA JUGA : Cristiano Ronaldo & 6 Nama Pancingan Ole Gunnar Solskjaer: 1 Bersinar, Yang Lain Tenggelam?

Pasalnya, meski berada di Eropa, tetapi Liga Makedonia Utara tak terlalu bagus. Mereka lebih setuju jika Ramadan berlabuh ke Liga Thailand yang sudah jelas kualitasnya.

Ngaco aja disuruh main di liga Makedonia. Kalo emang hebat mah minimal Thailand. Basna aja bisa main di Thailand dan sempet reguler. Igbonefo juga masa prime-nya main di Thailand,” ungkap akun Twitter @Kuky**.

“Ngapain kalo cuman cadangan, mending coba tembusin line up Thailand aja. Ngebet banget (ke Eropa), belajarlah dari Egy sama Witan,” timpal akun Twitter @Selfish**.

BACA JUGA : Eksodus Massal! Man United Obral Pemain Bintang di Januari 2024

“Better Thailand atau Vietnam, atau Korea lah,” komentar lainnya dari akun @hallofe**.

“Sebaiknya cari klub Asia Tenggara dulu sih, tapi yang main reguler di ajang AFC Cup/Liga Champions Asia,” usul dari akun @Samsul**.

“Makedonia negara spesialis terbantai, ngaco aja agennya kalo sampe abroad ke sana,” sindir pemilik akun Twitter @guard**.

BACA JUGA : Ibrahimovic Bersiap Manajeri AC Milan Gantikan Stefano Pioli!

“Kalau memang klub itu niat dan yakin ya silahkan beli pake fee transfer, kalau cuma mau gratisan nanti malah jadi cadangan kayak yang sudah-sudah,” ungkap @penjualmi**.

“Harus ada klausul menit bermain dulu sih yang terpenting,” usulan lainnya dari akun @rhnMuham**.

Meski begitu, pembahasan ini hanya sebatas kalangan penggemar saja. Sosok Ramadhan Sananta sendiri belum buka suara terkait minat klub Makedonia Utara padanya.

10 Jersey Klub Paling Ikonik Sepanjang Masa

10 Jersey Klub Paling Ikonik Sepanjang Masa

PARADE APPAREL – Selain permainan di lapangan, hal lain yang turut menjadi sorotan penggemar sepakbola adalah jersey.

Baik motif, warna, apparel maupun sponsor yang tertera di jersey menjadi hal yang ditunggu banyak pihak pada awal musim. Uniknya, dari banyak jersey, ada beberapa yang ikonik dan diingat orang hingga hari ini.

Ada beragam versi tentang sejarah jersey sepakbola. Orang Inggris menyebutnya sudah ada sejak 1526 ketika Raja Henry VIII berkuasa. Ada yang mengatakan berasal dari Winchester College pada 1840.

Versi lain mengatakan jersy belum digunakan sebelum 1867 ketika sepakbola pada waktu itu hanya dibedakan berdasarkan warna topi dan ikat pinggang.

Namun, sejarah membuktikan bahwa penggunaan sponsor pada jersey klub sepakbola baru dimulai pada 1970-an. Awalnya, hanya sponsor di dada yang diizinkan. Lalu, berkembang dengan sejumlah variasinya.

Hingga hari ini, penulisan sponsor di jersey sudah menjadi hal umum. Bahkan, di beberapa kompetisi ada peraturan khusus tentang hal itu. Contohnya di Liga Champions, yang hanya mengizinkan satu tulisan sponsor di dada ketika pertandingan. Jersey untuk latihan maupun pemanasan harus polos.

Di kompetisi lain seperti Inggris dan Jerman, sponsor juga hanya diizinkan di dada. Tapi, Premier League juga mengizinkan klub menuliskan sponsor di lengan kiri atau kanan.

Hal berbeda justru dianut oleh kompetisi Italia, Spanyol, Prancis, Belanda, Jepang, Thailand hingga Indonesia.

Di negara-negara tersebut klub bebas menampilkan tulisan sponsosr di dada. di Indonesia misalnya. Jersey Bali United menampilkan banyak sponsor, bahkan terlihat seperti seragam Valentino Rossi di MotoGP.

Top 10 Jersey Ikonik

10. Bayern Muenchen dan T-Mobile (2002-sekarang)

Sempat dikenal dengan jersey bertuliskan Opel, Bayern Muenchen menggantinya dengan T-Mobile pada 2002. Meski diprediksi tidak akan lama, fakta justru menunjukkan sebaliknya. FC Hollywood masih setia dengan produk yang sama, meski pemain atau pelatih datang silih berganti.

Selama kurun waktu hampir 20 tahun, Bayern telah menjadi salah satu kekuatan paling dominan di sepakbola Eropa. Dengan T-Mobile, mereka memenangkan 13 gelar Bundesliga dan 2 Liga Champions.

Bastian Schweinsteiger, Philipp Lahm, Michael Ballack, Arjen Robben, Franck Ribery dan Robert Lewandowski hanyalah beberapa dari kekuatan besar yang telah memakai seragam merah yang dihiasi dengan logo T-Mobile putih. Singkatnya, ini adalah bagian pemasaran yang fenomenal bagi perusahaan komunikasi seluler Jerman.

9. Boca Juniors dan Quilmes (1995-2001)

Pada 1995 Boca Juniors menandatangani kesepakatan sponsor dengan Nike dan Quilmes. Nike adalah apparel papan atas asal Amerika Serikat (AS), sementara Quilmes adalah bir Argentina yang dibuat dan berasal dari salah satu kota di Provinsi Buenos Aires, yang juga bernama Quilmes.

Kedua kesepakatan tersebut terbukti abadi karena menjelma menjadi ikon klub. Meski hanya bertahan 6 tahun, terbukti bahwa orang masih mencari jersey klasik Boca bertuliskan Quilmes.

Itu masuk akal karena perusahaan bir selalu menjadi sponsor favorit bagi klub dan suporternya. Sebut saja ketika Chelsea bekerjasama dengan Coors atau Tottenham Hotspur dengan Holsten. Itu terjadi pada dekade 1990-an ketika Liga Premier sedang mencari bentuknya.

8. PSV Eindhoven dan Philips (1981-2016)

Philips berada di jersey PSV Eindhoven selama 35 tahun sebelum digantikan Energie Direct Netherland. Tapi, banyak orang yang salah paham ketika PSV menuliskan Philips di jersey. Mereka menduga itu sponsor. Padahal, PSV adalah singkatan dari “Philips Sport Vereniging” atau Perusahaan Olahraga Philips.

Dekade 1980 dan 1990-an adalah era keemasan sepakbola Belanda dan orang-orang seperti Philip Cocu, Luc Nilis, Romario, Ronaldo, hingga Ruud Van Nistelrooy memakai jersey PSV selama karier gemilang mereka di Eredivisie.

Saat ini, jersey PSV bertuliskan Metropoolregio Brainport Eindhoven. Itu adalah badan pengelola pemerintahan di daerah untuk Kota Eindhoven. Tapi, bukan berarti Philips menghilang. Merek peralatan elektronik itu tetap menjadi nama stadion kandang PSV, Philips-Stadion.

7. Newcastle United dan Newcastle Brown Ale (1994-2000)

Newcastle Brown Ale (NBA) tidak diragukan lagi adalah merek dagang yang paling dicintai dan dikenal yang pernah datang dari Inggris Timur Laut. NBA adalah minuman beralkohol yang sangat populer di daerah yang antara lain membawahi Newcastle itu.

Terpampang di jersey The Magpies, NBA sangat ikonik. Bintang biru dalam cakram sangat serasi dengan jersey Newcastle yang bercorak strip hitam-putih.

6. Ajax Amsterdam dan ABN-Amro Bank (1991-2008)

Tidak diragukan lagi, tulisan sponsor di jersey Ajax Amsterdam pada 1991-2008 berada di luar pakem. Mereka menjadi satu-satunya klub yang tulisan sponsornya vertikal. Itu bertentangan dengan kebiasaan saat itu (maupun sekarang) yang horizontal.

ABN-Amro, yang tertulis di jersey Ajax, adalah bank terbesar di Belanda yang berbasis di Amsterdam, kota tempat Ajax berasal. Keputusan untuk vertikal selalu masuk akal mengingat gaya tradisional jersey Ajax dengan warna merah vertikal di tengah-tengah jersey putih

Mendanai Ajax pada 1990-an benar-benar membuat ABN-Amro populer ke seluruh dunia. Itu adalah era ketika Louis van Gaal menciptakan pemain-pemain hebat Belanda dengan trofi Liga Champions 1994/1995 sebagai puncaknya, yaitu ketika Patrick Kluivert masih berusia 18 tahun menenggelamkan AC Milan di final.

Ketika era Kluivert, Edwin van der Sar, hingga Frank dan Ronald de Boer berlalu, Ajax tetap memproduksi pemain-pemain jempolan dengan jersey ABN-Amro. Mereka punya Rafael van der Vaart, Zlatan Ibrahimovic, Luis Suarez, hingga Daley Blind.

5. Liverpool dan Carlsberg (1992-2010)

Delapan belas tahun tetap menjadi kesepakatan sponsor kaos terpanjang yang dimiliki klub Liga Premier. Carlsberg menggunakan seragam Liverpool sejak awal era sepakbola Inggris yang penuh uang dan sebenarnya bisa bertahan lebih lama jika mereka mau.

Sayang, merek bir asal Denmark tersebut menyerah pada 2010. Liverpool tidak perlu lama mencari sponsor karena setelah itu Standard Chartered Bank datang dengan kontrak yang menggiurkan.

Namun, hingga hari ini Carlsberg adalah logo yang bagus untuk dikenakan di jersey merah berlogo banggau. Ada banyak pendukung The Reds yang hingga detik ini masih mencari jersey retro tersebut dengan berbagai alasan. Salah satunya memori yang sangat banyak.

Di era Carlsberg menjadi saksi Treble 2001, Miracle of Istanbul, hingga keberadaan sosok-sosok hebat seperti Steven Gerrard, Michael Owen, Steve McManaman, Robbie Fowler, Stan Collymore, hingga Rafael Benitez.

4. AC Milan dan Opel (1994-2006)

Milan adalah kota mode di Eropa selain Paris dan Madrid. Tapi, selama 12 tahun, AC Milan justru didanai perusahaan otomotif asal Jerman, Opel. Tulisan perusahaan yang sama juga ada di jersey Bayern Muenchen dan Paris Saint-Germain (PSG) pada periode yang tidak berbeda jauh. Tapi, Milan yang paling ikonik.

Kerjasama Milan dan Opel selama 12 tahun mencapai kesuksesan yang belum tertandingi hingga hari ini. Saat itu, I Rossoneri mengklaim 4 gelar Serie A, 1 Coppa Italia, dan 2 Liga Champions. Pemain seperti Franco Baresi, Paolo Maldini, Alessandro Nesta, Cafu, Andrea Pirlo, Andriy Shevchenko, Kaka, Clarence Seedorf, hingga Jaap Stam mengenakan jersey itu.

Tapi, dengan jersey itu juga Milan sempat mengalami malam yang menyedihkan ketika Carlsberg menjadi otak kemenangan Liverpool di Istanbul.

3. Manchester United dan Sharp (1982-2001)

Banyak pendukung menyukai Manchester United karena ada merek televisi di jersey. Sharp hadir pada tahun-tahun awal Sir Alex Ferguson dan masa ketika Liga Premier baru dimulai.

Kemitraan itu muncul saat perusahaan elektronik Jepang memiliki pabrik di daerah Newton Heath di Manchester pada awal 1970-an. Baik merek maupun klub memiliki ambisi untuk mengambil alih dunia. Hasilnya, tidak perlu diceritakan lagi. Sebab, MU era itu adalah tim terbaik di dunia dengan puncak prestasinya treble winners 1998/1999.

Roy Keane, David Beckham, Eric Cantona, Ryan Giggs, Mark Hughes, Bryan Robson, Peter Schmeichel, Gary dan Phil Neville, hingga Paul Scholes masuk dalam daftar pemain ikonik MU yang sempat mengenakan kaos dengan tulisan Sharp di dada.

2. Fiorentina dan Nintendo (1997-1999)

Kerjasama Fiorentina dengan Nintendo memang sangat pendek. Dimulai pada awal musim 1997/1998 dan berakhir pada akhir musim 1998/1999. Itu hanya 2 musim. Tapi, jersey ungu dengan apparel Fila dan tulisan Nintendo benar-benar membekas di hati para pecinta Serie A hingga hari ini.

Menandai peluncuran konsol N64 di Eropa, Nintendo sengaja memasang iklan di jersey La Viola. Dengan Gabriel Batistuta, Manuel Rui Costa, hingga Francesco Toldo, jersey itu tidak bisa dihapus dalam waktu singkat. Ditambah jersey dengan kerah layaknya polo shirts, seragam Fiorentina era itu benar-benar memiliki kesan jantan.

1. Inter Milan dan Pirelli (1995-sekarang)

Ketika produsen ban asal Italia, Pirelli, mengumumkan kesepakatan sponsorship dengan Inter Milan akan berakhir pada penutupan musim ini, gelombang emosi menyapu komunitas sepakbola dunia. Dalam industri yang semakin terobsesi dengan uang, reaksi itu memberi tahu bahwa Pirelli bukan hanya tulisan di jersey Inter.

Pirelli dan Inter telah menjadi duet yang tak terpisahkan sejak 1995. Selama waktu itu, I Nerazzurri telah memenangkan banyak gelar Serie A dan Liga Champions. Pemain-pemain hebat seperti Paul Ince, Javier Zanetti, Wesley Sneijder, Samuel Eto’o, Adriano, Zlatan Ibrahimovic, hingga Romelu Lukaku telah mewakili kedua institusi tersebut sejak saat itu.

Bukan hanya umur panjang yang menandai keberadaan Pirelli, estetika juga menjadi alasan utama kekaguman orang pada jersey Inter. Jersey strip hitam-biru yang ikonik itu telah dipadukan dengan indah oleh logo yang bersih, bergaya, serta langsung dapat dikenali dari huruf P yang memanjang. Itu dapat diartikan sahabat karib yang kecil itu berlindung di bawah kawannya yang gemuk.

Pirelli kehilangan kontrak karena Inter mencari perbaikan nominal pada kontrak 10 juta pounds per tahun yang berakhir musim panas nanti. Hingga sekarang belum jelas kemana angin berhembus. Tapi, Inter harus berhati-hati karena Suning baru saja membubarkan klub satelitnya yang menjuarai Liga Super China 2020, Jiangsu FC.

Jersey Wah Inter Milan Abad Ini, Desain Lebih Garang & Modern

Jersey Wah Inter Milan Abad Ini, Desain Lebih Garang & Modern

YOGYAKARTA, PARADE APPAREL – Inter Milan bakal mengenakan jersey wah (mewah) saat meladeni Udinese. Desain dari seragam ini lekat dengan ikonik fil Transformers, sehingga terlihat lebih garang dan modern.

Logo ikonik film Transformers bakal terpasang di bagian dada seragam tanding Lautaro Martinez cs.

Inter Milan akan menjamu Udinese pada laga pekan ke-15 kompetisi teratas Liga Italia, Serie A musim 2023-2024.

Laga keduanya bakal digelar di Stadion Giuseppe Meazza pada Minggu (10/12/2023) dini hari WIB.

Pada pertandingan melawan Udinese, Inter bakal memakai jersey edisi terbatas dengan logo Transformers di bagian dada.

BACA JUGA: TOKCER! Real Madrid Cuan Rp100 Miliar Penjualan Jersey Bellingham

Jersey spesial tersebut merupakan bagian dari kerja sama antara I Nerazzurri dan sponsor utama mereka yakni penyedia layanan streaming video on-demand asal Amerika Serikat, Paramount+.

Logo ikonik Autobots sebagai tanda perayaan serial film Transformers akan menggantikan logo Paramount+ yang telah terapampang di jersey Inter sejak awal musim ini.

“Tim Simone Inzaghi akan memakai jersey spesial untuk pertandingan melawan Udinesi akhir pekan ini.”

“Mereka akan turun ke lapangan dengan kostum edisi terbatas untuk merayakan film Transformersm,” demikian keterangan resmi Inter Milan, melalui laman klub.

Sebagai informasi, tujuh sekuel film Transformers mulai dari Transformers sampai Transformers: Rise of the Beasts dapat disaksikan pelanggan Paramount+ mulai 8 Desember 2023.

BACA JUGA: Gaya Klasik Lionel Messi dengan Jersey Retro Argentina Era 90-an

Selain itu, Paramount+ juga akan menayangkan versi animasinya yaki Transformers: Earthspark.

Tak hanya muncul di jersey Lauaro Martinez dkk, dua karakter Transformers juga akan berada di tepi lapangan Giuseppe Meazza dalam laga melawan Udinese.

Adapun, jersey edisi terbatas Inter Milan tersebut dapat dibeli di toko resmi klub dan Galleria Passarella mulai Rabu (6/12/2023).

Jersey Transformers Inter Milan tersebut juga menjadi bagian dari aksi amal I Nerazzurri.

Paramount+ dan Inter rencananya akan mendonasikan sebagian dari jersey tersebut kepada anak anak yang dirawat di bangsal pediatrik di berbagai rumah sakit di Milan.

BACA JUGA: 5 Bahan Jersey Futsal dengan Tingkat Kenyamanan Terbaik

Inter Milan bukan klub pertama yang menampilkan simbol film populer di jersey mereka.

Pada 2004 silam, Atletico Madrid memasang logo-logo film Hollywood di jersey mereka karena disponsori oleh rumah produksi Columbia Pictures.

Kala itu, seragam tanding Atletico sempat dihiasi oleh logo Spider-Man, XXX 2, dan Hellboy.

TOKCER! Real Madrid Cuan Rp100 Miliar Penjualan Jersey Bellingham

TOKCER! Real Madrid Cuan Rp100 Miliar Penjualan Jersey Bellingham

YOGYAKARTA, PARADE APPAREL – Jude Bellingham rupanya tak hanya tokcer di lapangan. Real Madrid belakangan raup cuan dari penjualan jersey Bellingham.

Tercatat pada awal musim ini, Real Madrid untung Rp100 miliar. Jude Bellingham sendiri baru dibeli Los Blancos dari Borrusia Dortmunda pada musim panas kemarin.

Sang gelandang langsung tokcer, sudah kemas 15 gol dari 17 laga di seluruh kompetisi.

Jude Bellingham bisa dibilang langsung jadi idola baru di Real Madrid. Buktinya, penjualan jersey Bellingham laku banget!

Los Blancos menjual jersey resmi Jude Bellingham di angka 170 Euro atau sekitar Rp2,8 juta.

Namun, Madrid hanya dapat 40 persen keuntungan karena ada perjanjian bagi hasil bersama Adidas.

Sejauh ini, penjualan jersey Bellingham sudah di angka 15 juta Euro atau setara Rp251 miliar!

Real Madrid mendapat hasil bersih 6 juta Euro atau setara Rp100 miliar. Angka yang cukup tinggi, mengingat Bellingham baru bermain sekitar empat bulan bersama El Real.

Sampai akhir musim, apalagi kalau Madrid jadi juara dan Bellingham bersinar terus, diyakini bisa makin laris manis jersey-nya.

Kualitas Bintang Anyar

Jude Bellingham telah menjalani laga debutnya bersama Real Madrid pada pramusim. Penampilan perdananya mendapat pujian dari pelatih, Carlo Ancelotti.

El Real mengawali tur pramusim dengan meladeni AC Milan di Rose Bowl Stadium, Los Angeles (24/7/2023) pagi WIB. Dalam duel tersebut, Jude Bellingham diplot sebagai gelandang serang pada formasi 4-3-2-1 racikan Ancelotti.

Bermain sejak menit awal, Bellingham beberapa kali sukses merepotkan barisan belakang I Rossoneri. Namun, eks pemain Dortmund itu kesulitan mencetak gol ataupun melepaskan assist.

Dia hanya mampu melepaskan satu tembakan yang diblok pada menit ke-22. Jude Bellingham kemudian ditarik keluar pada menit ke-64 dan digantikan oleh Nico Paz.

Real Madrid akhirnya berhasil meraih kemenangan 3-2 atas AC Milan, setelah sempat tertinggal dua gol. Tiga gol Madrid dicetak Federico Valverde (57,59) dan Vinicius Junior (84), sedangkan dua gol Milan disarangkan Fikayo Tomori pada menit ke-25 dan Luka Romero pada menit ke-42.

Meski bermain kurang meyakinkan, Ancelotti mengaku terkesan dengan penampilan Jude Bellingham. Menurut pelatih asal Italia tersebut, ada beberapa hal yang harus diubah dalam permainan Real Madrid agar Bellingam bisa beradaptasi dengan baik.

“Saya sangat terkesan dengan Bellingham. Ada beberapa hal yang harus kami ubah, seperti cara kami bermain dari belakang,” kata Ancelotti.

“Kami mencoba bermain lebih banyak melalui lini tengah daripada melebar untuk memanfaatkan ruang di antara lini,” lanjut eks manajer Chelsea tersebut.

Don Carletto juga menilai Real Madrid harus terbiasa dengan kualitas Jude Bellingham. Bagi Carlo Ancelotti, pemain berusia 20 tahun tersebut bisa memberikan dampak positif jika berada di dalam kotak penalti.

“Bellingham bermain sangat baik dan tim harus terbiasa dengan kualitasnya, yang sulit dipercaya. Kedatangannya ke dalam kotak penalti sangat penting bagi tim,” ungkap Carlo Ancelotti.

“Saya menyukai sistemnya, namun kami melakukan beberapa kesalahan. Kami tidak memainkan bola seperti yang seharusnya, tetapi saya senang dengan permainan secara keseluruhan,” tambahnya.

5 Bahan Jersey Futsal dengan Tingkat Kenyamanan Terbaik

5 Bahan Jersey Futsal dengan Tingkat Kenyamanan Terbaik

YOGYAKARTA, PARADE APPAREL – Olahraga futsal yang sering kita kenal ini diawali dari Montevideo, Uruguay pada tahun 1930 oleh Juan Carlos Ceriani.

Karena keunikan permainan futsal, pun seluruh mata di Amerika Selata mulai menyorotinya.

Bahkan Brasil sangat tertarik dengan permainan ini. Dalam istilah internasional dikenal dengan kata futsal yang diambil dari bahasa Spanyol dan Portugis yaitu futbol (sepakbola) sala (dalam ruangan).

Futsal menjadi salah satu jenis olaharaga yang digemari karena keunikannya, yaitu dengan permainan mirip dengan sepakbola pada umumnya. Namun, dilakukan di sebuah ruangan dan dengan dua team dengan masing-masing terdapat lima orang per tim.

Untuk menambah kenyamanan dalam melakukan olahraga futsal ini dibutuhkan beberapa kelengkapan yang harus digunakan yaitu, sepatu futsal, deker (pelindung kaki) serta kostum berbahan dasar jersey.

BACA JUGA: Top 10 Pemain Futsal Terbaik di Dunia, No 1 Bukan Ricardinho, Sob!

Berbicara mengenai kostum yang digunakan saat bermain futsal memang disarankan menggunakan bahan dasar jersey, mengapa disarankan menggunakan bahan dasar jersey? Ini karena bahan jersey memiliki karakteristik yang sangat cocok untuk digunakan dalam kegiatan olahraga, karena:

1. Berbahan dasar Polyester, Nylon, Spandex
2. Motif Polos
3. Halus dan ringan
4. Tidak mudah kusut
5. Rajutan benang tipis namun kuat dan durable.

Bahan Jersey Futsal yang Sering Digunakan di Pasaran

Bahan yang digunakan untuk bahan dasar jersey futsal ini harus memiliki karakteristik kain yang mendukung kegiatan olahraga atau activewear yang pasti harus tipis, ringan, lembut, kuat dan mudah kering. Nah untuk itu berikut adalah bahan jersey futsal yang sering digunakan di pasaran.

Bahan Drifit

Bahan kain Drifit ini sangat populer di kalangan kain activewear, karena karakteristiknya yang sangat cocok digunakan sebagai bahan activewear ini. Karakteristik yang dimiliki kain Drifit ini diantaranya memiliki pori-pori yang banyak sekali pola/jenisnya.

fungsi adanya pori-pori tersebut memudahkan keringat muncul ke permukaan luar kain dan menguap di udara, hal ini yang membuat kain ini seolah-olah menyerap keringat dan mudah kering, selain itu bahan kain ini terbuat dari 100% polyester yang membuat kain ini lentur, ringan, lembut dan juga kuat. Untuk mengetahui macam-macam motif drifit bisa klik disini.

Bahan Jersey Serena

Kain jersey Serena ini adalah kain berbahan dasar campuran polyester, nylon dan juga spandex. Kain ini cocok digunakan sebagai bahan activewear karena memiliki karakteristik elastis, ringan, lembut dan halus, namun serena ini tidak memiliki pori-pori seperti halnya kain drifit namun masih sangat baik dalam hal menyerap keringat.

Bahan yang Bagus untuk Jersey Futsal

Dari artikel diatas kami memiliki rekomendasi jenis kain yang sangat cocok dan affordable untuk bahan pembuatan jersey Futsal. bahan yang bagus untuk jersey futsal yaitu bahan kain drifit dan juga serena.

Bahan drifit bisa digunakan sebagai kostum yang akan digunakan saat bermain futsal karena karakteristik yang sangat pas yaitu memiliki pori-pori yang banyak sekali pola/jenisnya, fungsi adanya pori-pori tersebut memudahkan keringat muncul ke permukaan luar kain dan menguap di udara, hal ini yang membuat kain ini seolah-olah menyerap keringat dan mudah kering.

Selain itu bahan kain ini terbuat dari 100% polyester yang membuat kain ini lentur, ringan, lembut dan juga kuat. Nah untuk kain Serena ini bisa digunakan sebagai manset untuk melindungi kulit agar terhindar dari luka saat terjadi gesekan dengan dasar lapangan atau lantai lapangan yang biasanya terbuat dari rumput sintetis, vinyl ataupun polypropylene. Berikut adalah jenis kain yang cocok untuk bahan dasar jersey futsal :

Drifit Milano

Bahan drifit milano ini memiliki pori-pori menyerupai huruf “m” atau zig-zag. bahan dasar drifit milano ini cocok digunakan sebagai bahan dasar jersey futsal karena karakteristiknya yang cocok digunakan sebagai activewear.

Drifit Bilabong

Sama halnya dengan bahan drifit lainya, kain Drifit Bilabong memiliki tekstur pori-pori, namun untuk kain ini memiliki pori-pori bertekstur lubang besar yang fungsinya sebagai sirkulasi dan membuat keringat muncul di permukaan kain kemudian menguap, jadi membuat kain cepat kering walaupun digunakan saat berkeringat.

Drifit Brazil

Bahan Drifit Brazil memiliki tekstur lubang-lubang kecil, kain drifit ini juga memiliki karakteristik lentur dan tidak mudah kusut, jadi kain ini sangat mudah dalam hal perawatannya.

Drifit Benzema

Drifit Benzema ini juga cocok digunakan sebagai bahan dasar jersey futsal, kain ini memiliki tekstur segi enam menyerupai honeycomb, kain ini sangat elastis dan nyaman saat digunakan karena mengikuti bentuk tubuh.

Jersey Serena

Kain Jersey Serena ini memiliki tekstur yang polos, namun memiliki karakteristik yang lentur, halus dan ringan. Jersey Serena ini juga memiliki rajutan yang tipis naun kain ini kuat atau durable.

BACA JUGA: Formasi Futsal Paling Efektif untuk Digunakan

Harga Bahan Jersey Futsal

Harga Bahan Jersey Futsal ini memang beragam, untuk kain Hyget memang jenis kain yang paling murah namun kain ini tidak memiliki pori-pori yang pastinya kain yang tidak memiliki pori-pori ini akan kurang nyaman saat digunakan untuk bahan activewear yang akan digunakan pada saat pengguna menghasilkan keringat cukup banyak.

Jadi untuk hal ini paling tepat jika menggunakan kain Drifit berpori dan memiliki tekstur yang memudahkan keringat muncul di permukaan dan menguap, alhasil kain mudah kering dan tidak mengakibatkan iritasi, hal ini akan menambah kenyamanan saat menggunakan Jersey berbahan dasar Drifit, harga dari Drifit pun masih affordable dengan karakteristik kain yang sangat cocok untuk digunakan sebagai jersey futsal.

Top 10 Pemain Futsal Terbaik di Dunia, No 1 Bukan Ricardinho, Sob!

Top 10 Pemain Futsal Terbaik di Dunia, No 1 Bukan Ricardinho, Sob!

YOGYAKARTA, PARADE APPAREL – Olahraga futsal memiliki sederet pemain top dengan popularitas yang tidak kalah bersinar dari bintang sepakbola.

Pemain futsal terbaik dunia juga memiliki penggemar fanatik yang menjadikannya sebagai inspirasi dalam olahraga tersebut.

Memang jika dibandingkan dengan pemain sepakbola dunia, mungkin masih ada sebagian masyarakat yang belum begitu familiar dengan namanya.

Namun bagi para pecintanya, nama-nama besari pemain futsal terbaik di dunai tentu sudah tidak asing lagi dan bahkan menjadi sosok yang diidolakan.

10 Pemain Futsal Terbaik Dunia

Olahraga futsal yang menyelenggarakan berbagai macam kompetisi bergengsi dari liga hingga skala internasional, rupanya memunculkan nama-nama besar di cabang olahraga ini.

Bukan hanya gelar untuk tim saja, gelar bagi pemain juga menjadi bentuk penghargaan yang membanggakan.

Bagi para penggemar futsal nama-nama pemain terkenal dalam dunia futsal tentu sudah tidak asing lagi. Dari sekiang banyak pemain futsal terbaik dunia, berikut ini adalah 10 di antaranya.

10. Taynan da Silva Rego

Pemain futsal ini memiliki dua kebangsaan, yaitu Brazil dan Kazakhstan. Meski begitu, pria kelahiran Brazil ini lebih memilih untuk membela Kazakhstan dalam kejuaraan dunia.

Pria yang lahir pada 12 Februari ini merupakan pemain kebanggaan Sporting Clube de Portugal dengan posisi sebagai anchor.

9. Damian Stazzone Alvarez

Pemain berkebangsaan Argentina ini dilahirkan pada tanggal 13 Juni 1986 di Buenos Aires dan menjadi salah satu pemain kebanggaan Club Atletico San Lorenzo de Almagro.

Dengan skill futsal yang mumpuni, Alvarez juga mendukung timnas Argentina di kejuaraan dunia.

8. Sergio Lozano

Bertugas sebagai flank, pemain kelahiran 9 November 1988 ini bermain untuk tim FC Barcelona Futsal dan mendukung Timnas Spanyol dalam ajang kejuaraan futsal dunia.

Salah satu pemain futsal kebanggaan Spanyol ini diketahui pernah menempuh pendidikan di Johan Cruyff Institute.

7. Manuel Tobias

Meskipun sosok pemain ini sudah tidak aktif lagi, namun nama besarnya tetap bersinar dan masuk dalam jajaran pemain futsal terbaik dunia. Tobias sendiri lahir di Salgueiro Brazil pada 19 April 1971 dan pernah menjadi salah satu ikon futsal dunia sebelum Falcao.

Gelar yang disandang Tobias tersebut tentu sangat tepat, karena pemain ini memang beberapa kali berhasil membawa timnas dan tim-tim lainnya yang dibela meraih gelar juara, baik di liga maupun kompetisi internasional.

6. Tomoki Yoshikawa

Pemain berkebangsaan Jepang ini masuk dalam daftar pemain futsal terbaik dunia karena berhasil menyabet gelar sebagai pemain terbaik di ajang AFC Futsal Club Championship pada tahun 2019.

Yoshikawa sendiri bergabung dengan tim Nagoya Oceans dan menempati posisinya sebagai anchor.

5. Leandro Lino Dos Santos

Di urutan ke-10 ada nama Leandro Lino Dos Santos yang bermain untuk tim Magnus Futsal dan merupakan salah satu pemain futsal terbaik dari Brazil.

Pemain kelahiran Brazil ini juga dipercaya untuk mendukung timnas Brazil dalam menghadapi kejuaraan futsal tingkat dunia.

4. Alex Rodrigo da Silva Merlim atau Babalu

Masih dari Brazil, di urutan selanjutnya ada Babalu yang lahir pada 15 Juli 1986 di Dourados, Mato Grosso do Sul, Brazil. Pemain futsal ini menempati posisi sebagai flank dan aktif membela tim Sporting Clube de Portugal.

3. Kike

Nama asli pemain ini adalah Enrique Boned Guillot dan hingga saat ini masih disejajarkan dengan pemain futsal terbaik lainnya di dunia.

Kike lahir di Valencia Spanyol dan sering membela Timnas Spanyol di ajang kejuaraan dunia. Kike juga pernah meraih penghargaan Royal Order of Sporting Merit.

2. Ricardinho

Nama lengkap dari pemain ini adalah Ricardo da Silva Braga dan merupakan pemain berkebangsaan Portugal.

Dengan kepiawaiannya bermain futsal, Ricardinho bahkan mendapat julukan O Magico (Sang Penyihir). Pemain ini bergabung dengan tim Inter Movistar dan mendukung Timnas Portugal.

Pemain kelahiran Portugal pada 3 September 1985 ini sebelumnya juga pernah bergabung dengan Benfica, CSKA Moskwa serta Nagoya Oceans dan mengantarkan timnya meraih juara. Sebagai pemain terbaik, Ricardinho telah sukses meraih penghargaan, baik gelar untuk tim maupun individu.

1. Falcao

Sering dikenal dengan julukan dewa futsal dunia, Falcao memang memiliki kemampuan bermain futsal yang sangat luar biasa. Tidak heran jika setiap klub yang dibelanya akan menjelma menjadi klub yang berbahaya dan sangat diperhitungkan.

Pemain dengan nama asli Alessandro Rosa Vieira ini merupakan pemain senior yang lahir pada 8 Juni 1977 di Sao Paulo Brazil.

Meskipun sudah tidak muda lagi, namun Falcao masih dipercaya untuk membela Timnas Brazil dalam situasi darurat. Bahkan saat ini Falcao masih aktif di Magnus Futsal.

Serupa Tak Sama! Ini 16 Perbedaan Permainan Bola Futsal dan Sepakbola

Serupa Tak Sama! Ini 16 Perbedaan Permainan Bola Futsal dan Sepakbola

YOGYAKARTA, PARADE APPAREL – Anda pasti sudah tak asing dengan permainan futsal dan sepakbola. Meski sama-sama memainkan bola dengan kedua kaki, kedua olahraga tersebut sejatinya serupa tak sama.

Permainan ini sangat terkenal dan banyak diminati di berbagai belahan dunia. Tidak sedikit orang menganggap futsal dan sepakbola adalah olahraga yang sama.

Bahkan ada yang mengira bahwa peraturan futsal dan sepakbola pun sama. Hal ini dapat mengakibatkan kesalahpahaman ketika kamu menonton atau bermain secara langsung.

Meski keduanya dalam naungan Federation Internationale de Football Association (FIFA), futsal dan sepakbola ini memiliki aturan, lapangan dan jumlah pemain yang berbeda.

Di sini, Anda dapat menemukan apa saja yang menjadi pembeda antara futsal dan sepakbola.

16 Perbedaan Futsal dan Sepakbola

Sedikitnya ada 16 perbedaan mencolok dari olahraga Futsal dan Sepakbola, berikut Parade Apparel sajikan ulasan lengkapnya:

1. Jumlah Pemain

Total jumlah pemain dalam futsal dan sepakbola

Setiap orang pasti paham bahwa dalam permainan sepakbola terdiri dari 11 orang dengan posisi berbeda-beda. Sementara jumlah pemain futsal jauh lebih sedikit, yakni 5 orang per tim.

Baik Futsal maupun sepakbola memiliki pemain cadangan yang siap mengganti pemain utama yang sedang bertanding di lapangan saat mengalami cedera atau hal yang tidak diinginkan.

Dalam futsal, jumlah maksimal pemain cadangan bagi setiap tim ialah 7 orang saja, Sedangkan di sepakbola terdapat 5 hingga 11 pemain cadangan.

2. Struktur & Ukuran Lapangan

Bentuk lapangan futsal dan sepakbola sama-sama memiliki bentuk persegi panjang, hanya saja ukurannya berbeda.

Lapangan sepakbola jauh lebih besar daripada lapangan futsal. Rata-rata lapangan sepakbola memiliki panjang 90 hingga 120 meter dan lebar 45 hingga 90 meter.

Sedangkan lapangan futsal biasanya memiliki panjang 25 hingga 42 meter dan lebar hingga 25 meter saja. Selain itu lapangan sepabola berada di ruangan terbuka di mana rumput hijau menghiasi permukaan lapangan.

Kebanyakan lapangan sepakbola memang menggunakan rumput asli yang tuimbuh di atas permukaan tanah dan membutuhkan perawatan rutin.

Namun ada juga beberapa lapangan sepakbola yang menggunakan rumput sintetis.

Tetapi, untuk pertandingan-pertandingan sepakbola resmi selalu berlangsung di lapangan yang memiliki struktur rumput asli. Kebanyakan berada di dalam ruangan atau indoor, walaupun ada beberapa lapangan futsal versi outdoor.

Lapangan futsal umumnya menggunakan rumput sintetis yang di bawahnya terdapat lapisan beton atau semen. Selain lapangan sintetis, beberapa jenis lapangan futsal lainyya adalah parquette, taraflex, karpet plastik, semen, dan vinyl.

3. Bola

Bentuk bola dalam futsal dan sepakbola

Meski sekilas hampir sama, nyatanya bola yang digunakan untuk permainan futsal dan sepakbola memiliki perbedaan.

Berikut Parade Apparel rangkum perbedaan bola pada olahraga futsal dan sepakbola:

  • Ukuran bola di sepak bola memiliki keliling 68-71 cm, sedangkan pada bola futsal ukuran kelilingnya adalah 62-64 cm.
  • Berat bola dalam sepak bola 396-453 gram, sedangkan untuk bola yang ada pada futsal memiliki berat 400-440 gram.
  • Tekanan bola dalam sepak bola adalah 8-12 psi, sedangkan tekanan bola futsal 0,4-0,6 atmosfir.
  • Pantulan bola yang digunakan dalam sepak bola adalah 60 cm apabila dijatuhkan dari tanah dengan ketinggian 1 meter, sedangkan untuk bola futsal pantulannya hanya sekitar 55-65 cm.

4. Durasi Pertandingan

Bukan hanya jumlah pemain futsal dan ukuran lapangannya yang berbeda, durasi pertandingan futsal pun menjadi salah satu perbedaan futsal dan sepak bola. Durasi pertandingan futsal yakni 40 menit yang terbagi menjadi 2 babak.

Jadi masing-masing babak dalam pertandingan futsal ialah 20 menit. Lain halnya dengan sepakbola yang berdurasi 90 menit yang terdiri dari 2 babak. Masing-masing babak di pertandingan sepakbola berdurasi 45 menit.

5. Pergantian Pemain

Dalam pertandingan sepakbola, untuk melakukan proses pergantian pemain, pelatih harus minta izin dulu ke wasit. Lalu wasit akan menghentikan permainan sebentar dan dalam durasi yang singkat ini pemain di lapangan harus keluar dulu, kemudian pemain cadangan masuk ke lapangan.

Pada pertandingan futsal, proses pergantian pemain lebih fleksibel karena para pemain futsal dapat keluar dan masuk lapangan tanpa perlu menghentikan jalannya pertandingan. Untuk pergantian kiper futsal, harus mengikuti aba-aba wasit terlebih dahulu.

6. Penalti

Penalti di pertandingan sepakbola harus kamu lakukan dari titik yang berjarak 12 meter dari gawang. Sedangkan penalti di pertandingan futsal dapat kamu lakukan dari titik penalti yang berjarak sekitar 6 meter dari gawang. Wajar saja sebab lapangan futsal lebih sempit daripada lapangan sepakbola.

7. Pelanggaran

Tak ada batasan jumlah pelanggaran dalam permainan sepakbola. Apabila pemain sepakbola melakukan pelanggaran, pemain tersebut biasanya akan mendapat kartu kuning ataupun kartu merah. Lain halnya dengan futsal yang memiliki batas toleransi terhadap pelanggaran.

Maksimal pelanggaran di dalam pertandingan futsal ialah 5 kali. Untuk pelanggaran yang keenam kalinya, wasit akan memberikan penalti berupa tendangan bebas langsung ke arah gawang dan posisi bola berada di titik kedua penalti.

8. Restart

Permainan futsal memiliki 2 momen restart yakni menendang bola ke dalam setelah bola out dan ketika kiper menguasai bola setelah off play. Dalam waktu empat detik setelah menangkap bola, kiper harus segera melepas bola tersebut.

Setelah bola out, pemain futsal yang melakukan tendangan ke dalam pun harus cepat, karena tak boleh melempar dengan tangan kecuali kiper. Kalau dalam sepakbola, restart ini berupa lemparan ke dalam. Kiper pun memiliki waktu 6 detik menguasai bola sebelum menggulirkan bola ke lapangan.

9. Kontak Fisik

Seringkali terjadi kontak fisik seperti menyenggol atau sliding tackle dalam permainan sepakbola. Aturan sepakbola memperbolehkan kontak fisik seperti ini.

Dilansir dari situs tafakur, dalam permainan futsal sendiri memeliki keunikan yaitu tidak boleh ada kontak fisik sama sekali selama pertandingan berlangsung.

10. Kartu Merah

Pemain sepakbola yang mendapat kartu merah langsung keluar lapangan dan timnya tak boleh menggantinya dengan pemain yang lain. Sedangkan dalam futsal, setelah pemain mendapat kartu merah, timnya masih boleh menggantinya dengan pemain lain setelah dua menit.

11. Wasit

Wasit sepakbola biasanya terdiri dari 3 orang. 1 wasit berada di dalam lapangan sementara 2 wasit yang menjaga garis berada di luar lapangan.

Dalam futsal wasit yang terdiri dari 3 orang dan semuanya berada di luar lapangan. Inilah yang menjadi salah satu perbedaan futsal dan sepak bola.

12. Jumlah Pemain Pengganti

Pergantian pemain dalam permainan sepakbola ada batasnya yakni maksimal 3 pemain pengganti. Dengan kata lain pergantian pemain maksimal 3 kali saja.

Berbeda dengan permainan futsal di mana jumlah pergantian pemain tak terbatas, jadi kapanpun bisa mengganti pemain.

13. Timeout dan Waktu Istirahat

Mengingat durasi pertandingan sepakbola cukup lama, waktu istirahatnya pun agak lama yakni sekitar 15 menit. Waktu istirahat ini berlangsung sebelum memasuki babak kedua. Jeda istirahat 15 menit tentu saja tidak masuk dalam hitungan durasi pertandingan 90 menit.

Dalam futsal, waktu istirahat pemain hanya sekitar 10 menit saja, di luar durasi pertandingan 40 menit. Di setiap babak dalam pertandingan futsal, masing-masing tim berhak mendapat 1 kali time out. Sedangkan dalam sepakbola tak ada istilah time out sama sekali.

14. Back Pass

Proses back pass antara pemain bola dan kiper tak ada batasan berapa kali. Sementara dalam futsal, maksimal pemain melakukan back pass ke kiper sebanyak 1 kali saja.

15. Offside

Aturan offside hanya ada di sepakbola. Momen ini terjadi saat posisi pemain penyerang melebihi pemain bertahan yang terakhir. Dalam futsal sama sekali tak ada aturan seperti ini.

16. Pencetakan Gol

Adanya offside dalam sepakbola cenderung mempersulit pemain dalam mencetak gol. Sebaliknya, futsal tak memiliki peraturan offside sehingga lebih mudah tercipta gol. Tak heran jika dalam futsal bisa terjadi gol dalam jumlah banyak.

Kelebihan Bahan Cotton Combed yang Wajib Anda Tahu Sebelum Sablon Kaos

Kelebihan Bahan Cotton Combed yang Wajib Anda Tahu Sebelum Sablon Kaos

YOGYAKARTA, PARADE APPAREL – Ketika berbicara mengenai kaos berkualitas, banyak orang yang langsung mengarahkan pikiran mereka ke bahan Cotton Combed. Tapi apa sebenarnya Cotton Combed itu?

Mengapa banyak orang memilih bahan ini untuk sablon kaos mereka? Dalam artikel ini, kita akan membongkar kelebihan dari bahan Cotton Combed yang wajib Anda tahu.

1. Tekstur yang Halus dan Lembut

Salah satu kelebihan utama dari Cotton Combed adalah teksturnya yang halus dan lembut.

Proses pembuatan bahan ini memastikan bahwa serat kain yang kasar dan pendek telah disisihkan, sehingga yang tersisa hanya serat panjang yang halus dan lembut. Hasilnya, kaos berbahan Cotton Combed memberikan kenyamanan ekstra saat dikenakan.

2. Kuat dan Tahan Lama

Berkat serat panjang yang digunakan dalam Cotton Combed, kaos dari bahan ini cenderung lebih kuat dan tahan lama.

Anda tidak perlu khawatir kaos Anda cepat rusak atau mudah sobek, meski sudah beberapa kali dicuci.

3. Menyerap Keringat dengan Baik

Kenyamanan selalu menjadi prioritas utama saat memilih kaos. Berkat serat alami katun dalam Cotton Combed, bahan ini mampu menyerap keringat dengan baik.

Cocok untuk Anda yang aktif dan sering bergerak, agar tetap merasa segar sepanjang hari.

4. Hasil Sablon Lebih Maksimal

Bahan Cotton Combed yang halus membuat tinta sablon lebih mudah menempel dan meresap. Jadi, jika Anda ingin hasil sablon yang tajam, detail, dan awet, Cotton Combed adalah pilihan yang tepat.

5. Tidak Mudah Kusut

Siapa yang suka dengan kaos kusut? Dengan Cotton Combed, Anda tak perlu khawatir mengenai hal tersebut. Meski setelah dicuci dan dikeringkan, kaos berbahan ini cenderung mempertahankan bentuknya dan tidak mudah kusut.

6. Ramah Lingkungan

Dalam proses pembuatan Cotton Combed, penggunaan bahan kimia cenderung lebih sedikit jika dibandingkan dengan jenis kain lainnya. Selain itu, katun adalah sumber daya alami yang dapat diperbaharui. Dengan memilih Cotton Combed, Anda juga ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

7. Fleksibilitas dalam Desain

Kaos berbahan Cotton Combed cocok untuk berbagai desain, baik itu desain sederhana maupun kompleks. Baik Anda ingin kaos dengan warna polos, motif, atau sablon detail, Cotton Combed selalu dapat memenuhi kebutuhan Anda.

8. Pilihan Warna yang Bervariasi

Salah satu keunggulan lain dari Cotton Combed adalah ketersediaan warna yang beragam. Anda dapat memilih warna kaos sesuai dengan keinginan, mulai dari warna-warna netral hingga warna yang cerah dan mencolok.

Mengenali kelebihan dari bahan Cotton Combed tentunya dapat membantu Anda dalam membuat keputusan saat akan melakukan sablon kaos. Pastikan Anda mendapatkan kualitas terbaik untuk setiap kaos yang Anda buat.

Jika Anda tertarik untuk membuat kaos dengan bahan Cotton Combed berkualitas tinggi, Parade Apparel adalah tempat yang tepat. Kunjungi website kami dan temukan berbagai pilihan produk konveksi kaos yang sesuai dengan kebutuhan Anda!

AWAS SALAH! Begini Cara Merawat Kain Jersey Agar Awet Tahunan

AWAS SALAH! Begini Cara Merawat Kain Jersey Agar Awet Tahunan

YOGYAKARTA, PARADE APPAREL – Tidak seperti merawat bahan sablon lain, kain jersey memiliki sablonan yang berbeda, begitupun dengan perawatannya.

Untuk itu, cara merawat jersey perlu treatment khusus agar jersey tahan hingga bertahun-tahun. Di sisi lain.

Kaos jersey biasanya terbuat dari kain licin yang mudah dicuci manual.

Meski begitu, Anda tak perlu khawatir jersey kesayangan bakal rusak akibat salah perawatan. Berikut Parade Apparel sajikan tips untuk merawat jersey yang benar.

Tips Merawat Jersey

1. Saat Mencuci

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam merawat jersey adalah cara mencucinya. Saat mencuci jersey, lebih baik menggunakan tangan ketimbang mesin cuci.

Karena, menggunakan mesin cuci bisa membuat jersey robek dengan bahannya yang tipis.

Hindari memeras jersey pada bagian yang memiliki sablon, memeras terlalu kuat akan membuat sablonan terlipat dan menjadikannya mudah terlepas.

Apabila ada noda pada jersey, sebelum mencuci, fokuskan pada noda yang tampak, hindari mencuci jersey menggunakan pemutih.

Kandungan zat pada pemutih akan membuat jersey-mu rusak, kemudian setelah mengucek secara manual, masukkan jersey di cairan yang sudah diberi pewangi.

Merendam di air pewangi bisa dilakukan 5-10 menit. Hal ini agar serat kain bisa lebih awet dan pastinya makin harum saat dikenakan.

Namun, jika terpaksa mencuci dengan mesin cuci, jangan campur jersey dengan pakaian lain.

Sebaiknya cuci jersey dengan sesama jersey, lalu aturlah suhu dan putaran yang paling rendah.

Pilih deterjen yang punya teknologi untuk mempertahankan warna pakaian.

2. Saat Menjemur

Setelah mencuci dengan tangan, perhatikan cara menjemur jersey supaya awet. Jemur jersey dengan posisi terbalik, bagian dalam berada di luar.

Sehingga bagian luar tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Tujuannya agar warna jersey bisa tahan lebih lama. Untuk menjaga agar sablon atau bordir tidak terlipat, gunakan hanger untuk menjemur jersey.

3. Saat Menyetrika

Anjuran membalik jersey tidak hanya dilakukan saat menjemur. Saat menyetrika, sebaiknya jersey tetap dibalik.

Tujuannya sama, agar bordiran atau sablon di bagian luar jersey tidak mudah rusak, selain itu perhatikan juga suhu setrika.

Jangan sampai terlalu panas di satu titik tertentu, gerakan menyetrika juga harus diperhatikan.

Gunakan gerakan tekan dan geser daripada menggosok terlalu kencang.

4. Saat Menyimpan

Setelah mencuci, menjemur, dan menyetrika, langkah terakhir dalam merawat jersey bola adalah cara menyimpan.

Simpan jersey dengan cara digantung atau dihanger.

Jersey biasanya memiliki bagian sablon di sejumlah bagian.

Apalagi jersey yang memiliki nomor punggung.

Menyimpan dengan melipat lama kelamaan dapat berpengaruh pada struktur sablon jersey.

Dengan menggantung jersey, bagian sablon menjadi lebih tahan lama.

Hal Ini yang Wajib Dilakukan saat Persiapan Fisik Sebelum Futsal

Hal Ini yang Wajib Dilakukan saat Persiapan Fisik Sebelum Futsal

YOGYAKARTA, PARADE APPAREL – Banyak pemain futsal yang merasa mudah lelah saat baru saja masuk lapangan selama beberapa menit. Kira-kira apa yang menjadi penyebabnya?

Salah satu penyebabnya karena Anda kurangnya persiapan kondisi fisik dan stamina saat akan bermain futsal, sehingga tubuh masih terasa kaku dan kurang bersemangat.

Tentu saja, ada beberapa persiapan khusus yang bisa dilakukan untuk meningkatkan stamina saat berolahraga futsal.

Nah, ada beberapa latihan fisik yang umumnya dilakukan selain selalu menjaga pola makan yang sehat untuk mencegah otot menjadi kaku. Berikut pembahasannya.

Persiapan Fisik Sebelum Bermain Futsal

Umumnya lapangan futsal memang lebih kecil ketimbang lapanngan sepakbola, oleh karena itu para pemain dituntut untuk lebih gesit dan lincah dalam bermain.

Untuk itu pemain perlu ketat dalam meningkatkan kondisi fisik masing-masing saat akan bermain futsal. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan fisik dalam waktu rutin:

1. Sprint

Lari sprint sangat membantu pemain agar tidak mudah lelah saat menjalankan aktivitas di lapangan. Jika dilakukan secara rutin, kondisi fisik Anda akan lebig gesit saat menggiring bola.

Untuk latihan sprint sendiri bisa dilakukan dengan lari lurus dengan jarak sekitar 30 meter secara bolak-balik.

2. Latihan Interval

Sebalum pertandingan tiba, pemain bisa melakukan latihan interval mulai dari pemanasan selama 15 menit.

Selanjutnya bisa melakukan olahraga lain yang lebih berat, misalnya lari, bersepeda dan aktivitas diakhiri dengan pendinginan untuk membuat denyut jantung kembali normal.

3. Olahraga Kardio

Persiapan meningkatkan kondisi fisik untuk bermain futsal juga bisa dilakukan dengan melakukan olahraga kardio secara rutin. Beberapa jenis olahraga kardio yang bisa dilakukan misalnya bersepeda, berenang, lompat tali, dan lari selama 30 menit keliling lapangan.

4. Melakukan Latihan Wall Sit

Latihan wall sit bisa Anda lakukan dengan berdiri dengan punggung lurus didekat dinding, kemudian buka kedua kaki selebar pundak.

Coba turunkan tubuh sambil menekuk lutut selama berkali-kali. Latihan ini jika dilakukan secara rutin dan konsisten, bisa meningkatkan ketahanan otot area paha serta tungkai kaki.

5. Menjaga Pola Hidup Sehat

Jika Anda typical kurang gerak, maka otomatis akan membuat otot kaku saat melakukan aktivitas tertentu. Selain rutin melakukan latihan fisik di atas, para pemain futsal juga perlu memperhatikan pola hidup sehat seperti istirahat cukup, minum air putih, dan penuhi gizi.

Dengan menerapkan pola hidup sehat dan rutin latihan fisik, tentunya bisa membantu kondisi stamina Anda saat bermain futsal menjadi jauh lebih baik.

Seleai sudah pembahasan terkait berbagai persiapan atau latihan fisik yang perlu dilakukan oleh para pemain futsal, agar stamina tubuh lebih baik dan siap untuk berolahraga.

Bagi Anda yang tertarik dengan dunia olahraga bola seperti futsal, sepak bola, dan lainnya dan ingin mengetahui setiap update-an info olahraga, gaya hidup sehat, dan lainnya bisa kunjungi laman