Jersey Wah Inter Milan Abad Ini, Desain Lebih Garang & Modern

Jersey Wah Inter Milan Abad Ini, Desain Lebih Garang & Modern

YOGYAKARTA, PARADE APPAREL – Inter Milan bakal mengenakan jersey wah (mewah) saat meladeni Udinese. Desain dari seragam ini lekat dengan ikonik fil Transformers, sehingga terlihat lebih garang dan modern.

Logo ikonik film Transformers bakal terpasang di bagian dada seragam tanding Lautaro Martinez cs.

Inter Milan akan menjamu Udinese pada laga pekan ke-15 kompetisi teratas Liga Italia, Serie A musim 2023-2024.

Laga keduanya bakal digelar di Stadion Giuseppe Meazza pada Minggu (10/12/2023) dini hari WIB.

Pada pertandingan melawan Udinese, Inter bakal memakai jersey edisi terbatas dengan logo Transformers di bagian dada.

BACA JUGA: TOKCER! Real Madrid Cuan Rp100 Miliar Penjualan Jersey Bellingham

Jersey spesial tersebut merupakan bagian dari kerja sama antara I Nerazzurri dan sponsor utama mereka yakni penyedia layanan streaming video on-demand asal Amerika Serikat, Paramount+.

Logo ikonik Autobots sebagai tanda perayaan serial film Transformers akan menggantikan logo Paramount+ yang telah terapampang di jersey Inter sejak awal musim ini.

“Tim Simone Inzaghi akan memakai jersey spesial untuk pertandingan melawan Udinesi akhir pekan ini.”

“Mereka akan turun ke lapangan dengan kostum edisi terbatas untuk merayakan film Transformersm,” demikian keterangan resmi Inter Milan, melalui laman klub.

Sebagai informasi, tujuh sekuel film Transformers mulai dari Transformers sampai Transformers: Rise of the Beasts dapat disaksikan pelanggan Paramount+ mulai 8 Desember 2023.

BACA JUGA: Gaya Klasik Lionel Messi dengan Jersey Retro Argentina Era 90-an

Selain itu, Paramount+ juga akan menayangkan versi animasinya yaki Transformers: Earthspark.

Tak hanya muncul di jersey Lauaro Martinez dkk, dua karakter Transformers juga akan berada di tepi lapangan Giuseppe Meazza dalam laga melawan Udinese.

Adapun, jersey edisi terbatas Inter Milan tersebut dapat dibeli di toko resmi klub dan Galleria Passarella mulai Rabu (6/12/2023).

Jersey Transformers Inter Milan tersebut juga menjadi bagian dari aksi amal I Nerazzurri.

Paramount+ dan Inter rencananya akan mendonasikan sebagian dari jersey tersebut kepada anak anak yang dirawat di bangsal pediatrik di berbagai rumah sakit di Milan.

BACA JUGA: 5 Bahan Jersey Futsal dengan Tingkat Kenyamanan Terbaik

Inter Milan bukan klub pertama yang menampilkan simbol film populer di jersey mereka.

Pada 2004 silam, Atletico Madrid memasang logo-logo film Hollywood di jersey mereka karena disponsori oleh rumah produksi Columbia Pictures.

Kala itu, seragam tanding Atletico sempat dihiasi oleh logo Spider-Man, XXX 2, dan Hellboy.

TOKCER! Real Madrid Cuan Rp100 Miliar Penjualan Jersey Bellingham

TOKCER! Real Madrid Cuan Rp100 Miliar Penjualan Jersey Bellingham

YOGYAKARTA, PARADE APPAREL – Jude Bellingham rupanya tak hanya tokcer di lapangan. Real Madrid belakangan raup cuan dari penjualan jersey Bellingham.

Tercatat pada awal musim ini, Real Madrid untung Rp100 miliar. Jude Bellingham sendiri baru dibeli Los Blancos dari Borrusia Dortmunda pada musim panas kemarin.

Sang gelandang langsung tokcer, sudah kemas 15 gol dari 17 laga di seluruh kompetisi.

Jude Bellingham bisa dibilang langsung jadi idola baru di Real Madrid. Buktinya, penjualan jersey Bellingham laku banget!

Los Blancos menjual jersey resmi Jude Bellingham di angka 170 Euro atau sekitar Rp2,8 juta.

Namun, Madrid hanya dapat 40 persen keuntungan karena ada perjanjian bagi hasil bersama Adidas.

Sejauh ini, penjualan jersey Bellingham sudah di angka 15 juta Euro atau setara Rp251 miliar!

Real Madrid mendapat hasil bersih 6 juta Euro atau setara Rp100 miliar. Angka yang cukup tinggi, mengingat Bellingham baru bermain sekitar empat bulan bersama El Real.

Sampai akhir musim, apalagi kalau Madrid jadi juara dan Bellingham bersinar terus, diyakini bisa makin laris manis jersey-nya.

Kualitas Bintang Anyar

Jude Bellingham telah menjalani laga debutnya bersama Real Madrid pada pramusim. Penampilan perdananya mendapat pujian dari pelatih, Carlo Ancelotti.

El Real mengawali tur pramusim dengan meladeni AC Milan di Rose Bowl Stadium, Los Angeles (24/7/2023) pagi WIB. Dalam duel tersebut, Jude Bellingham diplot sebagai gelandang serang pada formasi 4-3-2-1 racikan Ancelotti.

Bermain sejak menit awal, Bellingham beberapa kali sukses merepotkan barisan belakang I Rossoneri. Namun, eks pemain Dortmund itu kesulitan mencetak gol ataupun melepaskan assist.

Dia hanya mampu melepaskan satu tembakan yang diblok pada menit ke-22. Jude Bellingham kemudian ditarik keluar pada menit ke-64 dan digantikan oleh Nico Paz.

Real Madrid akhirnya berhasil meraih kemenangan 3-2 atas AC Milan, setelah sempat tertinggal dua gol. Tiga gol Madrid dicetak Federico Valverde (57,59) dan Vinicius Junior (84), sedangkan dua gol Milan disarangkan Fikayo Tomori pada menit ke-25 dan Luka Romero pada menit ke-42.

Meski bermain kurang meyakinkan, Ancelotti mengaku terkesan dengan penampilan Jude Bellingham. Menurut pelatih asal Italia tersebut, ada beberapa hal yang harus diubah dalam permainan Real Madrid agar Bellingam bisa beradaptasi dengan baik.

“Saya sangat terkesan dengan Bellingham. Ada beberapa hal yang harus kami ubah, seperti cara kami bermain dari belakang,” kata Ancelotti.

“Kami mencoba bermain lebih banyak melalui lini tengah daripada melebar untuk memanfaatkan ruang di antara lini,” lanjut eks manajer Chelsea tersebut.

Don Carletto juga menilai Real Madrid harus terbiasa dengan kualitas Jude Bellingham. Bagi Carlo Ancelotti, pemain berusia 20 tahun tersebut bisa memberikan dampak positif jika berada di dalam kotak penalti.

“Bellingham bermain sangat baik dan tim harus terbiasa dengan kualitasnya, yang sulit dipercaya. Kedatangannya ke dalam kotak penalti sangat penting bagi tim,” ungkap Carlo Ancelotti.

“Saya menyukai sistemnya, namun kami melakukan beberapa kesalahan. Kami tidak memainkan bola seperti yang seharusnya, tetapi saya senang dengan permainan secara keseluruhan,” tambahnya.

5 Ide Kaos Full Print dan Cara Membuatnya Mudah

5 Ide Kaos Full Print dan Cara Membuatnya Mudah

YOGYAKARTA, PARADE APPAREL – Kaos adalah salah satu item pakaian yang sangat penting dalam koleksi pakaian kita sehari-hari. Kaos ini bisa menjadi sebagai media kosong yang sempurna untuk seni yang unik dan kreatif.

Salah satunya dengan menambahkan kaos full print.

Berkat kemajuan teknologi yang luar biasa, memungkinkan kita untuk mencetak gambar atau desain dengan tingkat detail yang sangat tinggi di seluruh permukaan kaos, mengubahnya menjadi lebih dari sekadar pakaian biasa. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang fenomena kaos full print.

Tips Mencetak Kaos Full Print

Mencetak kaos full print adalah proses yang memerlukan perencanaan dan pemahaman dari berbagai aspek desain dan produksi, berikut tipsnya.

1 Identifikasi Tujuan Pembuatan

Apapun motivasi di balik perancangan kaos, itu selalu melibatkan elemen branding yang penting.

Jika tujuan Anda adalah untuk mempromosikan sesuatu, maka branding menjadi fokus utama. Bahkan dalam konteks fesyen, konsisten dengan tema merek Anda perlu dijaga di seluruh produk.

Untuk penggunaan pribadi, seperti peringatan acara, pastikan bahwa desain kaos Anda menyampaikan pesan yang ingin disampaikan.

2. Pilih Desain

Terdapat berbagai macam gaya desain yang dapat diadaptasi menjadi T-Shirt full print, mulai dari gaya mosaik, monogram, abstrak hingga gambar dengan tema alam.

Pilihan gaya desain ini akan memengaruhi pemilihan warna serta hasil cetakan akhirnya.

3. Tentukan jenis kaos yang cocok

Setelah memilih desain, pertimbangkan bagaimana desain tersebut akan terlihat pada kaos dengan ukuran yang berbeda, baik yang lebih besar maupun kecil.

Jika Anda memilih teknik sablon, berbagai ukuran mungkin akan memerlukan layar yang berbeda, yang dapat mengakibatkan biaya tambahan.

4. Gunakan Format Desain yang Tepat

Pastikan desain kaos Anda dalam format vektor, seperti file Adobe Illustrator (AI), PDF, atau EPS. Anda perlu memiliki format ini untuk setiap desain kaos yang berbeda yang Anda buat.

Selain itu, jika printer Anda menggunakan warna khusus, pastikan Anda memiliki kode warna Pantone atau CMYK agar warna tercetak sesuai dengan yang diharapkan.

5. Pilih Layanan Cetak yang Terpercaya

Selidiki apakah penyedia pencetakan memiliki departemen seni internal. Ini tidak hanya berarti bahwa mereka memiliki kemampuan cetak sendiri, tetapi juga menunjukkan kompetensi dalam pekerjaan seni.

Hanya penyedia cetak yang berkualitas yang mampu mempertahankan departemen seni internal. Jadi, bijaklah dalam memilih tempat pencetakan agar Anda tidak menyesal di kemudian hari.

Inspirasi Desain Kaos Full Print

Desain kaos full print memberikan kebebasan kreatif yang luar biasa, memungkinkan ekspresi yang lebih luas dan menarik.

Berikut adalah beberapa inspirasi desain kaos full print yang dapat menginspirasi kreativitas Anda:

  1. Lanskap Alam Penuh Warna:
    • Gunakan gambar alam yang penuh warna, seperti hutan tropis, pegunungan yang indah, atau langit senja, untuk menciptakan desain yang menakjubkan.
  2. Abstrak Geometris Multidimensi:
    • Gabungkan bentuk geometris dan warna-warna bold untuk menciptakan desain abstrak yang dinamis dan eye-catching.
  3. Ilustrasi Karakter Fantastis:
    • Buat karakter fantastis atau makhluk imaginatif dalam desain yang mencakup seluruh permukaan kaos, memberikan sentuhan magis pada pakaian.
  4. Motif Etnik atau Budaya:
    • Padukan motif etnik atau elemen budaya dari berbagai tempat untuk menciptakan desain yang unik dan menceritakan kisah.
  5. Tekstur Alam atau Organik:
    • Pilih tekstur alam, seperti batu, kayu, atau tanaman, untuk memberikan dimensi dan nuansa organik pada kaos.
  6. Garis-garis Berputar dan Distorsi:
    • Eksplorasi dengan garis-garis berputar, distorsi visual, dan efek optik untuk menciptakan desain yang memikat perhatian.
  7. Ilustrasi Karya Seni Kontemporer:
    • Terapkan elemen-elemen dari seni kontemporer, seperti brush strokes, splatters, dan komposisi non-tradisional untuk tampilan yang modern.
  8. Desain Kolase:
    • Buat desain kolase yang menggabungkan elemen-elemen dari berbagai sumber, memberikan kesan unik dan artistik.
  9. Ilustrasi Teknologi Futuristik:
    • Ambil inspirasi dari dunia teknologi dan futuristik, dengan elemen-elemen seperti robot, sirkuit elektronik, atau tampilan holografis.
  10. Pola Flora dan Fauna:
    • Rancang kaos dengan pola flora dan fauna yang indah, seperti bunga-bunga tropis atau binatang eksotis.
  11. Mandala yang Rumit:
    • Ciptakan mandala yang rumit dan penuh warna untuk memberikan sentuhan artistik dan spiritual.
  12. Kombinasi Foto dan Ilustrasi:
    • Gabungkan foto dengan elemen ilustrasi untuk menciptakan desain yang unik dan personal.
Inspirasi Jersey Bola Printing Keren dengan Tema Klasik-Retro

Inspirasi Jersey Bola Printing Keren dengan Tema Klasik-Retro

PARADE APPAREL – Apakah saat ini Anda sedang mencari inspirasi untuk jersey bola printing keren? Kalau iya, rasanya, tak ada yang lebih bagus daripada desain klub bola dunia ini untuk bisa dijadikan referensi,

Apalagi jika Anda mencari ide untuk jersey bola bernuansa klasik dan retro yang seolah tak pernah ketinggalan zaman. Karena kalau Anda perhatikan, di setiap musim pasti selalu ada beberapa desain jersey dengan tema serupa.

Kalau begitu, apa saja ya inspirasi jersey bola full printing dengan tema klasik dan retro yang cocok bagi Anda? Simak daftarnya berikut ini:

Ide Jersey Bola Printing Keren Retro

1. Timnas Inggris 1990 (Third Kit)


Dibandingkan home atau away kit, third kit biasanya jarang jadi sorotan. Akan tetapi, sebenarnya ada banyak third kit yang bisa disebut sebagai hidden gem, seperti third kit jersey timnas Inggris yang dipakai pada gelaran Piala Dunia 1990 di Italia.

Selain penampilan Paul “Gazza” Gascoigne yang menyihir dunia dan membawa Inggris ke semi final untuk pertama kalinya sejak 1966, third kit The Three Lions itu berwarna biru muda dengan pola berbentuk diamond telah menjadi favorit para fans – bahkan meskipun para pemainnya sendiri jarang mengenakannya.

2. Arsenal Musim 1991/92 (Away Kit)

Inspirasi lain untuk desain jersey bola ataupun jersey futsal printing terbaik lainnya datang dari klub Liga Inggris, yakni Arsenal.

Berbeda dari home kit yang pasti didominasi warna merah, away kit Arsenal musim 1991/92 berwarna kuning terang dengan motif hitam bermotif chevron.

Meski begitu, desain skuad The Gunners itu juga masih memiliki aksen merah, termasuk pada logo sponsor di dada maupun logo brand di sebelah kanan.

Menariknya, meskipun Ian Wright cs secara blak-blakan mengungkapkan rasa kurang pas dengan jersey model tersebut, tapi justru para fans menjadikan model tersebut sebagai pilihan favorit.

Berkat popularitasnya di kalangan fans, sontak Arsenal dan Adidas pun memperbarui desainyya untuk away kit pada musim 2019/20 dan bahkan merilis ulang desaing aslinya pada penghujung tahun 2019.

3. Timnas Belanda 1988 (Home Kit)

Seperti yang sudah Anda ketahui, warna oranye merupakan warna resmi Belanda, termasuk timnas sepak bolanya.

Warna jersey yang khas bahkan membuat Timnas Belanda mendapatkan julukan Oranje, alias oranye dalam bahasa Belanda.

Dan pada tahun 1988 saat Belanda berlaga di turnamen Euro yang dihelat di Jerman Barat, para pemainnya jelas mengenakan jersey oranye kebanggan untuk home kit.

Menariknya, desain ini memadukan warna utama The Dutch Eleven dengan motif bertema panah dengan kerah V plus logo jadul Trefoil Adidas, yang semakin mempertegas kesan retronya.

Secara keseluruhan, desain ini bahkan cocok sebagai inspirasi desain jersey bhola simpel, keren juga, kan?

4. Marseille Musim 1991/92 (Home Kit)

Pada awal tahun 90-an, Olympique Marseille merupakan klub bola dominan di Ligue 1 Prancis. Pada periode tersebut, Marseille sukses menyabet gelar Ligue 1 sebanyak 4 kali berturut-turut.

Selain ityu mereka juga mampu melangkah ke babak final Liga Champions pada tahun yang sama. Dana selama masa kejayaannya, skuad Marseille mengenakan salah satu jersey ikonik.

Dengan memadukan warna putih dan biru langit khas Olympique Marseille, desain jersey ini menyematkan motif tiga strip khas Adidas di satu bahu.

5. AC Milan Musim 1988/89 (Home Kit)

Sekilas, jersey I Rossoneri pada periode tersebut terlihat tak ada bedanya dengan jersey khas AC Milan: Kombinasi warna merah dan hitam dalam motif strip vertikal.

Akan tetapi, jersey musim tersebut desainnya tak lebih inovatif dibandingkan jersey-jersey bola printing terbaru saat ini.

Mengapa? karenap pada musim tersebut, Rossoneri diisi oleh para pemain terbaiknya seperti, Carlo Ancelotti, Paolo Maldini, Franco Baresi dan The Dutch Trio: Ruud Gullit, Frank Rijkaard dan Marco van Basten – Bahkan meskipun skuad II Diavolo harus puas menempati runner up Serie A.